Tentang “TOMCAT” si serangga mematikan

wawww. sudah lama saya tidak posting apapun di blog milikku ini :)) yahh you know lah, berhubung saya masih sekolah jadi saya disibukkan dengan berbagai persiapan ujian nasional. but no problem, ujian nasional sudah berakhir, sekarang saatnya untuk saya berbagi kembali😉 . kali ini saya akan membahas tentang serangga yang mematikan yang sudah lama beredar di berbagai berita, maybe postingan saya ini sungguh sangat terlambat but gpp lah. toh gak ada salah nya kan untuk berbagi ilmu🙂

oke baiklah. kita masuk pada inti permasalahan. “TOMCAT” adalah semacam serangga atau kumbang yang memiliki nama ilmiah Paederus fuscipes. Kumbang ini termasuk dalam Ordo Orthoptera dan Famili Staphylinidae. Dalam bahasa Inggrisnya disebut rove beetle atau serangga penjelajah atau pengelana karena selalu aktif berjalan-jalan. “Masyarakat menyebutnya tomcat, mungkin karena bentuknya sepintas seperti pesawat tempur Tomcat F-14,”.

Gambar

Bagaimana ciri-ciri tomcat? Secara spesifikasi, tubuh kumbang ini ramping dan pada saat berjalan bagian belakang tubuhnya melengkung ke atas. Serangga tomcat berukuran panjang 7 sampai 10 mm dan lebar 0,5 hingga 1,0 mm. Bagian kepala hewan ini berwarna hitam, sayap berwarna biru kehitaman dan hanya menutupi bagian depan tubuh. Bagian toraks dan abdomen berwarna oranye atau merah. Badannya berwarna kuning gelap di bagian atas, bawah abdomen dan kepala berwarna gelap. Bagian tengah abdomen yang berwarna hijau tua mempunyai sepasang sayap keras.Biasanya, serangga ini kelihatan merangkak di kawasan sekeliling dengan menyembunyikan sayapnya dan dalam sekali pandang ia lebih menyerupai semut. Apabila diganggu kumbang ini akan menaikkan bahagian abdomen supaya kelihatan seperti kala jengking untuk menakutkan musuh.

Ada banyak faktor pemicu mewabahnya serangga Tomcat akhir-akhir ini. Selain faktor manusia, cuaca pun berpengaruh. Salah satu penyebab serangan Tomcat akibat kerusakan lingkungan atau habibatnya. Tomcat biasanya hidup di daerah persawahan atau tempat-tempat lembab lainnya, salah satunya adalah hutan Mangrove. Karena habibatnya rusak, serangga ini mencari lingkungan yang baru sebagai tempat tinggal hingga merambah ke pemukiman penduduk.

GambarTomcat tidak mengigit ataupun menyengat. Tomcat akan mengeluarkan cairan otomatis bila bersentuhan atau berbenturan dengan kulit manusia. Gawatnya, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya ini pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya.

Dalam tubuh Tomcat, terdapat cairan yang diduga 12 kali lebih mematikan dari bisa ular kobra sekalipun! Cairan hemolimf atau toksin ini disebut sebagai aederin.

Serangga Tomcat otomatis akan mengeluarkan cairan apabila terjadi sentuhan atau benturan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei dan uba rampe-nya, handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun tomcat harus dibersihkan.

Bersentuhan dengan kumbang ini saat merayap atau tidur, menghancurkannya pada badan atau mengosok dengan jari yang kotor akan menyebabkan konjunktivitis dan penyakit kulit yang teruk yang dikenali sebagai ‘:dermatitis linearis’:, ‘aederus (kumbang rove/ staphylinidae) dermatitis’:.

So, berhati-hatilah guys jika kalian menemukan serangga ini disekitar kalian.

Biasanya orang terkena serangga TOMCAT ini kulitnya pasti akan melepuh dan gatal-gatal seperti penyakit kadas, bahkan lebih buruk lagi, disertai panas dikulit. contohnya seperti gambar dibawah ini :

  

Lalu bagaimana cara nya atau apa yang harus kita lakukan jika kita bertemu dengan TOMCAT ?? ini dia guys tipsnya, disimak yahhh…

  1. Jika menemukan serangga ini, jangan dipencet, agar racun tidak mengenai kulit. Masukkan ke dalam plastik dengan hati-hati, terus buang ke tempat yang aman.
  2. Hindari terkena kumbang ini pada kulit terbuka.
  3. Usahakan pintu tertutup dan bila ada jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk.
  4. Tidur menggunakan kelambu jika memang di daerah anda sedang banyak masalah ini.
  5. Bila serangga banyak sekali, maka dapat juga lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia.
  6. Jangan menggosok kulit dan atau mata bila kumbang ini terkena kulit kita.
  7. Bila kumbang ini berada di kulit kita, singkirkan dengan hati-hati, dengan meniup atau mengunakan kertas untuk mengambil kumbang dengan hati-hati.
  8. Lakukan inspeksi ke dinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Bila menemui, segera dimatikan dengan menyemprotkan racun serangga. Singkirkan dengan tanpa menyentuhnya.
  9. Segera beri air mengalir dan sabun pada kulit yang bersentuhan dengan serangga ini.
  10. Bersihkan lingkungan rumah, terutama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat kumbang Paederus.
  11. Jika kita tahu kulit kita bersentuhan dengan tomcat (langkah 1), segera cuci dengan sabun, ingat SABUN. Jangan dibersihkan dengan minyak kayu putih,odol, balsem, minyak tawon atau sejenisnya karena dengan anda memberikan benda-benda itu, justru keadaan kulit anda yang sudah terkena racun akan semakin parah.
  12. Obat untuk yang sudah terkena racun serangga tomcat adalah antibiotik dan juga salep. Biasanya hydrocortisone 1% atau Salep betametasone+antibiotik neomycin sulfat-3xsehari atau Salep Acyclovir 5% . Agar lebih jelasnya, dan juga untuk menghidnari kesalahan ada baiknya anda langsung bertanya pada apoteler atau dokter.
  13. Jangan lupa anda bilang pada dokter bahwa anda terkena tocmat agar dokter tidak salah memberikan obat penyakit herpes.

Nah itu beberapa tips jika kita bertemu atau terkena TOMCAT si serangga mematikan, dan selalu waspada jika daerah kita sudah terserang serangga tomcat. INGAT “Kalau menempel di tubuh kita, jangan ditepuk. Karena kalau ditepuk nanti perutnya pecah dan keluar cairan toksin. Kalau menempel di kulit, cukup disentil saja,”

okey guys. sampai sini penjelasannya. semoga bermanfaat yaa buat kalian semua :)) God Bless Us😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s